Tips Membuat Internal Link Yang Mudah Cepat dan Relevan

IDEOPTIMASI  | Internal link adalah link yang mengarah dari sebuah halaman ke halaman lainnya yang masih dalam satu situs atau jika Anda mengklik satu kata atau kumpulan kata dan menuju artikel lain di situs tersebut. Kata atau kumpulan kata yang mengandung tautan disebut dengan anxhor text. Biasanya text dibuat sedemikian rupa agar ada hubungan atau relevansinya dengan dengan artikel tujuan.


Apa manfaat internal link ?


Sudah tidak diragukan lagi tautan antar artikel dalam satu situs merupakan salah satu cara agar posisi serp berada ditempat yang lebih baik karena relevansi antar artikel akan menambah kepercayaan google pada situs. Sebagai contoh situs Wikipedia.org merupakan situs uang mendapat kepercayaan tinggi dimata google. Nah, untuk membuat artikel yang SEO Friendly Anda bisa mencontoh bagaimana komposisi internal link yang dibuat Wikipedia di artikelnya.



Bagai mana Bentuk dan Komposisi Anchor Text Di Internal Link ?


Komposisi internal link sampai saat ini masih menjadi perdebatan para master SEO, namun yang penting adalah tingkat relevansinya yang bisa mendongkrak pencarian. Contohnya jika Anda membuat anchor text dengan naman Xiaomi A5 tentu link akan mengarah ke judul artikel spesifikasi dan harga Xiaomi A5. Secara garis besar bentuk dan komposisi anchor text  internal link dalam satu artikel adalah sbb :

  •  Generic Anchor => Sesuai artinya generik adalah umum dan lazim. Jenis anchor ini umum digunakan di jenis situs apapun (tidak berbeda format penulisannya). Contoh : clik disini, baca selengkapnya, klik halaman ini, dsb. Pada kode html : <a href=”https://www.ideoptimasi.tk”>klik disini</a>.
  •  Branded anchors => Jenis anchors sesuai nama merek atau nama perusahaan anda. Branded anchors adalah jenis yang paling aman dan diinginkan mesin pencari seperti google. Contoh : ideoptimasi, jika di klik menuju halaman depan ideoptimasi.tk. Pada kode html : <a href=”ttps://www.ideoptimasi.tk”>ideoptimasi</a>.
  •  Naked link anchors => Jenis anchor dengan format sama dengan url halaman tujuannya. Contoh : https://www.ideoptimasi.tk menuju halaman ttps://www.ideoptimasi.tk. Pada kode html : <a href=”ttps://www.ideoptimasi.tk”>ttps://www.ideoptimasi.tk</a>.
  •  Hybrid Brand + keyword anchor => Perpaduan nama brand dan keyword yang ditargetkan. Jenis ini termasuk yang aman digunakan (meskipun bukan yang paling aman) juga efektif dalam rangka membangun profil anchor link. Contoh : Jasa pembuatan website ideoptimasi. Pada kode html : <a href=”ttps://www.ideoptimasi.tk”>jasa pembuatan website ideoptimasi</a>.
  •  Image anchors => Kadang image (gambar) digunakan untuk memasang tautan pada halaman lain. Mesin pencari tidak bisa melihat sebuah gambar, memahami maksudnya. Mengenai permasalahan ini hanya ada satu jalan yaitu dengan memasukan “alt tag” pada keterangan gambar yang di maksud (dijelaskan sedikit pada halaman ini yang membahas tentang optimasi gambar). Contoh : Anda memasang sebuah gambar “website-terbaik.jpg” untuk digunakan sebagai anchor, maka pada kode html seperti ini <a href=”http://example.com”><imgsrc=”ttps://www.ideoptimasi.tk/website-terbaik.jpg” alt=”website terbaik ideoptimasi” /> </a>.
  •  LSI anchors => LSI adalah singkatan dari Laten Semantic Indexing, singkatnya metode (kemampuan) mesin pencari untuk memahami istilah yang berhubunan dan berkaitan, misal sinonim (beda kata tapi sama maknanya), juga jika benar2 diperlukan bisa menggunakan bahasa asing (lebih baik agak dihindari). Lebih jelasnya tentang LSI bisa anda baca pada halaman ini. Contoh : jasa pembuatan website dianggap sama maknanya (berhubunan dengan) => jasa desain web, perancang situs web, jasa web design, dsb. Pada kode html : <a href=”ttps://www.ideoptimasi.tk”>jasa pembuatan website ideoptimasi</a>, akan dianggap sama maknanya dengan <a href=”ttps://www.ideoptimasi.tk”>perancang situs web ideoptimasi</a>.
  •  Partial match anchor text => Jenis anchor ini adalah menambahkan seakan-akan terdapat penjabaran (penjelasan lebih lanjut), hingga penambahan visibilitas dari sebuah kata kunci. Contoh : pelajari selengkapnya cara pembuatan website (partial : Pelajari selengkapnya, match / keyword : cara pembuatan website). Pada kode html : https://www.ideoptimasi.tk”>pelajari selengkapnya cara pembuatan website</a>.
  •  Long tail anchors => Jenis ini mirip dengan partial match anchor text, hanya saja lebih panjang. Jika anda memahami istilah long tail keyword maka anda tidak akan kesulitan memahami long tail anchor (klik disini untuk membaca artikel yang membahas tentang keyword}. Contoh : Jasa pembuatan website terfokus pada tujuan keberhasilan usaha anda (keyword : jasa pembuatan website, long tail : terfokus pada tujuan keberhasilan usaha anda). Pada kode html : <a href=”ttps://www.ideoptimasi.tk”>Jasa pembuatan website terfokus pada tujuan keberhasilan usaha anda</a>.
  •  Exact match anchors => Jenis anchor dengan memasang kata kunci langsung diarahkan menuju ke halaman situs web anda. Ibarat pisau bermata dua, jenis “exact match” adalah yang paling efektif dan berguna untuk meningkatkan SEO website anda. Disisi lainnya jenis ini yang paling berbahaya, banyak memakan korban dari website-website yang terkena penalti google. Oleh karena itu harap berhati-hati menggunakan jenis exact match. Contoh : jasa pembuatan website, sepatu wanita, baju wanita dsb. Pada kode html : <a href=”ttps://www.ideoptimasi.tk”>Jasa pembuatan website</a>.

Sedangkan komposisi yang mesih menjadi perdebatan para penggiat SEO adalah :

     Branded Anchor text: 40
    Unique/Other anchor text (LSI dan Image anchor) : 25
    Naked link anchor: 15%
    Brand + keyword anchor: 5%
    Partial match anchor text: 5%
    Generic anchor text: 1-5%
    Long tail anchor text: 2-4%
    Exact Match Anchors: Less Than 1%

Ingat bahwa komposisi ini tidak mutlak, namun bisa berubah dan diperdebatkan

Bagaimana cara membuat Internal link yang relevan ?


Ada satu catatan khusus mengapa artikel di blog gado gado agak sulit atau sedikit membuat internal link, karena tingkat relevansi antar artikel sangat rendah akibat topik yang beragam dan luas,tidak membahas pada topik tertentu. Namun demikian menurut pengalaman saya jika masih ada kata dalam judul teks artikel sama dengan anchor text yang kita buat walaupun berbeda pembahasan masih ada relevansinya. Nah, untuk mengakalinya Anda tidak usah pusing pusing mencari artikel yang relevan dengan anchor text. Caranya cukup mudah. Setiap blog pasti mempunyai fitur SEARCH atau kolom untuk mencari atikel yang diinginkan oleh pengunjung blog. Anda bisa memanfaatkannya untuk mencari artikel yang relevan dengan anchor text. Contohnya Anda membuat artikel dengan judul : HP Kamera terbaik 2018, umpama salah satu yang Anda rekomendasikan untuk HP kamera terbaik adalah Samsung Galaxy Note 8, maka disaat Anda membuat anchor text Samsung Galaxy Note 8 , maka linknya harus mengarah ke spesifikasi dan harga samsung galaxy Note 8. Jika Anda belum atau tidak pernah mereview Samsung Galaxy Note 8 carilah artikel dengan kata kunci Samsung dan cari di kolom search di blog Anda. atau kalau tidak ada juga cari umpama kata HP.Namun perlu diingat semakin rendah tingkat relevansinya internal link juga semakin rendah  ranking artikel di mesin pencarian. Setelah mendapatkan artikel yang dimaksud, klik menuju halamannya dan copy permalink atau urlnya kemudian pastekan ke link anchor text yang dibuat tadi. Demikian semoga bermanfaat

Disqus Comments